Banyak faktor yang menyebabkan stres, antara lain penyesalan, rasa bersalah, dendam, serta ada rasa tak rela. Demikian juga perasaan cemas, ketakutan, serta harapan yang tidak realistis merupakan penyebab stres juga. Situasi, seperti ditinggal mati orang tercinta atau sejenisnya, biasanya menyebabkan stres yang hebat bagi kebanyakan orang.
Respon (penafsiran) anda menentukan situasi apa yang berarti bagi anda, mungkin sebaliknya untuk orang lain. Berikut ini ada beberapa penyebab stres (stresor) yang sering menimpa diri anda silahkan anda coba untuk memberi nilai menurut pribadi anda berdasarkan pengalaman dan pengetahuan anda. Berikan nilai yang besar untuk penyebab stres yang paling berat menurut anda sendiri.
|
PENYEBAB STRES |
PENILAIAN ANDA |
|
Tanda-tanda stres menimpa anda antara lain jantung yang berdenyut lebih cepat dari biasanya, otot-otot yang menegang, dan sebagainya, dan kehadiran yang kerap atau terus menerus dari reaksi fisik itu menimbulkan efek yang merusak. Bila dialami satu pada satu kesempatan, gejala pada daftar di atas mungkin tidak menunjukkan stres yang serius.
Gejala-gejala di atas biasanya tidak menyebabkan bahaya, dan dengan mudah didiagnosis serta dikoreksi. Namun, bila beberapa dari perasaan atau pikiran tersebut dialami secara serentak atau selama jangka waktu tertentu, itu dapat menandakan distres yang hebat, yang disebut silent
killer. Distres yang hebat ini dapat mengakibatkan hipertensi tersembunyi, tukak lambung yang nyeri, atau jantung koroner, serangan jantung, alergi yang hebat, masalah kulit, beberapa bentuk kanker, dan penyakit lain yang sering disebut sebagai "semua itu penyebabnya hanya ada dalam pikiran anda".
Untuk mulai mengendalikan stres, seperti yang disarankan oleh Donald H. Weiss dalam "Managing Stress", sebagai langkah awal anda harus menginventarisir reaksi-reaksi yang menimbulkan stres (stresor) dalam bentuk daftar seperti berikut (isi daftar dapat Anda ubah sesuai kondisi Anda):
|
PERASAAN |
FREKUENSI |
KAPAN |
APA PERISTIWANYA |
|
Wajah saya memerah
Otot saya tegang
Tidak dapat tidur
Letih
|
Beberapa kali sehari
Beberapa kali sehari
Beberapa malam sebulan
Setiap malam
|
Setiap hari
Setiap hari
Minggu lalu
Sesudah bekerja
|
Kolom pertama, identifikasi perasaan anda yang paling sering terjadi, lalu pada kolom kedua tunjukkan seberapa sering anda merasakannya, kolom ketiga sebutkan waktu kejadiannya, dan biarkan kolom terakhir kosong. Isilah masing-masing kolom selengkap mungkin sesuai dengan yang ada pada diri anda. Pada waktu mengisi kolom-kolom tersebut berikan beberapa baris kosong di bawahnya untuk langkah anda berikutnya, yaitu mengisi kolom keempat.
Dari data stresor yang telah anda inventarisir di kolom pertama sampai ketiga, kini anda urai satu persatu stresor tersebut pada kolom keempat dengan langkah seperti berikut:
Pertama, uraikan pengalaman tersebut seobyektif mungkin. Jangan gunakan kata-kata yang penuh emosi atau bersifat evaluatif. Misalnya, sebagai even organiser anda ditanya oleh klien anda mengapa resepsinya tidak akan berlangsung taman belakang rumah.
Kedua, uraikan penafsiran anda mengenai pengalaman tersebut. Hubungkan emosi dan nilai-nilai dengan perasaan anda. Misalnya, wajah saya memerah [perasaan] ketika klien saya menanyakan hal itu. Saya merasa marah [emosi].
Ketiga, analisis penafsiran itu. Jelaskan apa yang membuat anda merasa demikian. Misalnya, saya marah karena klien saya mengatakan bahwa saya tidak kompeten ketika saya mengatakan bahwa taman belakang rumahnyanya tidak tertulis di dalam kontrak, dan membentak saya ketika saya mengatakan bahwa resepsi harus dilaksanakan di sekitar ruang tamu dan halaman depan, dan seterusnya.
Ingat-ingat dan uraikan seobyektif mungkin pengalaman-pengalaman anda yang lain dengan prosedur seperti di atas sebagai latihan awal anda untuk memulai mengendalikan stres yang menimpa anda. Dengan berlatih cara ini anda belajar mengidentifikasi atau mengenali kondisi yang membuat anda stres, sehingga akan mempermudah untuk melanjutkan ke langkah berikutnya dalam menanggulangi stres anda.
Pada posting berikutnya akan saya lanjutkan dengan bagaimana memulai mengatur diri untuk menanggulangi stres, tentunya sambil saya tunggu komentar anda.
Saya tunggu tanggapan atau komentar anda.
Diambil dari berbagai sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar