Senin, 22 November 2010

Tips Memilih Bisnis Online

Dari pengamatan saya selama ini bisnis online yang paling banyak ditawarkan lewat internet adalah bisnis afiliasi dan pemasaran (marketing). Hal ini bisa jadi karena bisnis jenis ini relatif mudah dilakukan oleh orang yang baru terjun di dunia bisnis lewat internet dan juga karena relatif kecilnya modal yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis ini.

Akan tetapi mudah bukan berarti tanpa masalah... Anda, terutama yang baru mulai terjun di dunia ini, istilah populernya sebagai Newbie, harus pandai memilih bisnis yang baik dan benar-benar mudah dikuasai menurut Anda. Untuk itu saya ungkapkan beberapa tips untuk memilih bisnis online yang baik:

  1. Pelajari seluk beluk perusahaan online tersebut. Ini penting untuk Anda ketahui kredibilitas bisnisnya. Secara kritis perlu Anda tanyakan:
    • Siapa pemilik bisnis tersebut? Cari tahu sedetil mungkin kredibilitasnya. Pemilik bisnis yang bereputasi baik atau kredibel mempunyai ciri selalu meningkatkan kepercayaan pelanggan atau pembelinya serta mempunyai jaringan yang luas.
    • Sudah berapa lama bisnis tersebut berjalan. Walaupun ini masih relatif, tetapi masih bisa dipertimbangkan. Karena bisnis yang masih muda biasanya masih rentan terhadap keruntuhan dibanding bisnis yang sudah cukup umur, misalnya lebih dari 4 tahun.
    • Adakah lembaga resmi yang mengakuinya? Untuk di Indonesia ada lembaga APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia, www.apli.org), untuk tingkat internasional ada WFDSA, www.wfdsa.org, sedang untuk di Amerika Serikat sendiri ada biro khusus yang menangani bisnis direct selling, yaitu BBBOnline (Better Business Bureau Online, www.bbbonline.org). BBBOnline ini disana konon yang mengeluarkan sertifikasi untuk perusahaan bisnis online. Perusahaan online yang sudah memiliki sertifikat ini leih terjamin keamanannya untuk Anda ikut bergabung atau menjadi affiliasinya, atau hanya sekedar berbelanja online.
    • Apakah bagian kontak customer servicenya dapat dihubungi? Salah satu pengujian lain adalah masih adanya orang-orang yang mengurus bisnis ini walaupun semua sudah dibuat otomatis, tetapi perusahaan masih dapat dihubungi melalui surat pos, messenger, bahkan telpon sehingga dapat bereaksi cepat terhadap komplain atau order dari pelanggan.
    • Apakah produk yang ditawarkan bermutu? Ini perlu Anda ketahui untuk menjaga kredibilitas Anda sendiri sebagai afiliasi di dunia bisnis internet.
    • Apakah perusahaan tersebut menerapkan Zero Spam Policy? Walau sekarang sudah banyak yang menerapkan untuk tidak mentolelir aktivitas Spam. Jadi bila ada membernya yang ketahuan melakukan spam, maka otomatis member tersebut dipecat atau bahkan diblacklist.

  2. Lihat ceruk pasar (niche) produknya. Bila Anda menghendaki penghasilan yang besar dari bisnis internet, bergabunglah dengan bisnis online yang produknya diterima di seluruh dunia dan sedang banyak dibutuhkan. Jadi sayang bila kemampuan internet yang bersifat global ini hanya dipakai untuk pemasaran produk lokal saja. Akan tetapi dengan hanya memasarkan produk lokal Indonesia saja, bila Anda bersungguh-sungguh dalam berbisnis online ini, penghasilan yang akan Anda dapatkan sangat menjajikan. Luar biasa bukan bila Anda sudah kelas internasional?
  3. Pelajari sistem kompensasinya. Apakah kompensasinya tinggi dan dengan mekanisme pembayaran yang otomatis dan aman untuk Anda? Kebanyakan bisnis online menawarkan alat pembayaran menggunakan cek yang dapat dicairkan di seluruh dunia. tetapi kendalanya adalah pengiriman cek yang cukup lama, dan administrasi di bank tempat Anda menguangkan cek memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit.
    Saat ini ada sistem pembayaran online yang lebih mantap daripada kartu kredit, yaitu Paypal, yang sifatnya persis seperti kartu kredit tetapi hanya melalui internet.
  4. Pelajari produk yang ditawarkan. di bisnis internet ada dua jenis produk yang dapat ditransaksikan, yaitu barang fisik dan barang virtual (jasa/servis/software). Yang berjenis fisik biasanya akan memberikan komisi lebih kecil dibanding barang virtual, karena barang fisik membutuhkan biaya operasional per unit yang cukup signifikan, antara lain untuk produksi, gudang, pengiriman dan penanganan. Sedang barang virtual tidak ada biaya gudang, biaya pengiriman yang lebih murah, karena biasanya hanya berupa keping CD. Bahkan bila software dapat dipartisi menjadi beberapa bagian dapat langsung diwownload oleh pelanggan begitu proses pembayaran terverifikasi dan pelanggan menerima kode aksesnya.
  5. Bagaimana sistem pemasaran dan penunjangnya? Sistem pemasaran meliputi beberapa hal, antara lain situs untuk mengundang para prospek (Lead Capturing Website/Blog) dan mesin penjawab pesan otomatis (autoresponder). Sedangkan sistem penunjang (support) menangani masalah teknis sampai pengaduan pelanggan.
  6. Apakah dalam melaksanakan bisnisnya perusahaan memiliki sistem mentoring yang bekerja online? Ini Anda butuhkan sebagai tenaga pemasar yang bekerja sendirian, sehingga perlu pengarahan dan pemberian pengetahuan seputar bisnis online dari perusahaan sampai Anda mahir memasarkan produknya. Perusahaan yang kredibel mempunyai sistem ini, baik melalui forum diskusi, kontak lewat telpon maupun lewat email.
Menurut Anda apakah ada kriteria lain untuk memilih bisnis online yang baik / kredibel? Saya tunggu input Anda.

1 komentar:

  1. Saya juga udah punya konsep sich untuk bisnis didunia online tapi ini masih dalam tahap Iklan dulu,doakan berhasil ya sob..

    BalasHapus